Senin, 18 Mei 2009

Mengenal Cewek inFlasi.......

Saya sarankan kamu menyimpan artikel ini ke Notepad / Word, dan membacanya di rumah, berkali-kali jika memang perlu.

Secara kasar dan untuk kepentingan artikel ini, kita membagi cewek menjadi 4 tipe...
  • Tipe A: Cewek cantik. Cute, hot dan seksi. Selera universal semua cowok-cowok.
  • Tipe B: Cewek lumayan. Tipe "oke lah". Tidak cantik-cantik amat namun jauh dari kesan jelek.
  • Tipe C: Cewek normal. Biasa-biasa aja. Tidak cantik. Tidak jelek. Standar.
  • Tipe D: Cewek jelek. Tidak perlu dideskripsikan, kamu tahu sendiri maksudnya.
Setiap cowok dalam hidupnya pasti pernah bermimpi dapat memiliki cewek tipe A dan menjalin hubungan yang indah dengannya. Namun mimpi disebut mimpi karena memang ia tidak pernah menjadi kenyataan. Kebanyakan cowok harus merasa puas dengan label "teman biasa" atau malah hanya mampu memandang cewe tipe A tersebut dari kejauhan sambil berbisik lirih, "Andai kau tahu isi hatiku.." dengan diiringi background musik 'Manusia Bodoh' dari Ada Band.

Si cowok tidak berhasil mendapatkan si A namun karena kesepian di hati yang tidak tertahankan lagi, maka ia lalu membuang mimpinya dan mencoba berburu di area yang sepertinya lebih mudah; cewek tipe B. "Ya, ini area yang jelas lebih mudah. Gue intelek and asik gaulnya, tampang gue juga lumayan kok. Gak mungkin dia gak mao sama gue, apalagi dia cuma cewek tipe B", begitu pikir si cowok.

Namun setelah sekian minggu melancarkan serangan sms, telpon, traktir makan dan nonton, setelah mengucapkan kalimat 'penembakan' yang sudah dilatih puluhan kali, cintanya ditolak. Seorang cewek tipe B menolak cinta seorang cowok yang seharusnya layak mendapatkan cewek tipe A. Dunia memang kejam!

Ini bukan cerita salah satu sinetron, ini adalah kejadian nyata yang sering terjadi di mana-mana. Apakah kamu atau temanmu pernah mengalami kejadian seperti ini? Cewek yang sebenarnya bukan tipe kamu, cewek yang sebenarnya ada di bawah level kamu, namun dengan segala daya upaya dan ketulusan yang ada tetap saja kamu menjadi korban ketidak adilan budaya romantisme semu dunia ini. What the f*ck is going on here?

Kalau kamu pernah mengalaminya, kemungkinan besar kamu bertemu dengan cewek inflasi. Cewek inflasi adalah cewek yang berada pada tipe B, C dan (sedikit sekali) D di mana social value mereka mengalami kenaikan hingga menyamai cewek tipe A.

Kenapa bisa begitu?

Setiap orang memiliki social value atau harga sosial masing-masing. Social value ini adalah bagaimana kita dipandang oleh orang lain yang tentu saja ditentukan oleh berbagai faktor seperti: status sosial, penampilan, intelektual, kepercayaan diri, bagaimana kita memandang diri kita sendiri, dll. Cewek tipe A, memiliki social value senilai 100 tanpa mereka harus melakukan apapun, hanya karena mereka cantik dan seksi dan semua orang menginginkan mereka. Harga mereka sangat tinggi. Sedangkan cewek tipe B mempunyai nilai 70. Cewek tipe C bernilai 50 dan cewek D bernilai 20.

Sedangkan kamu adalah seorang cowok yang tidak begitu ganteng ataupun tinggi, namun memiliki perawakan yang pas dan proporsional serta wajah yang enak dilihat, ditambah lagi kamu adalah seorang yang berwawasan luas, bertalenta dan mempunyai banyak teman, bolehlah kita beri nilai buat kamu 80.

Perhatikan perbandingannya. Kamu tidak akan bisa mendapatkan cewek tipe A kecuali kamu berusaha keras meningkatkan social value kamu. Kamu menyadari hal itu dan si cewek tipe A pun menyadari hal itu. Jadi kalian tidak pernah membicarakan kemungkinan tentang sebuah hubungan sama sekali. Meskipun mungkin saja sebenarnya dia juga tertarik kepadamu.

Daripada bekerja keras untuk sesuatu yang tidak pasti, lebih baik kamu mengejar cewek tipe B yang mempunyai social value di bawah kamu dan sudah pasti lebih mudah untuk dijangkau. Namun kamu melupakan satu hal: ada begitu banyak cowok-cowok haus belaian wanita dan kesepian yang MENGALAMI DAN MELAKUKAN HAL YANG SAMA dengan kamu. Daripada mengejar cewek tipe A yang bernilai 100, mereka semua beramai-ramai mengejar cewek tipe B yang bernilai 70. Dan kita semua tahu prinsip demand and supply, semakin tinggi permintaan maka semakin tingi pula harganya. Dan itulah yang terjadi, cewek tipe B yang tadinya hanya bernilai 70 saja namun berkat 10 cowok-cowok bernilai 70-80 mengejar dan mengerubuti, menginginkan dan memperlakukannya seolah-olah dia adalah cewek tipe A, otomatis social valuenya akan naik. Si cewek tipe B ini punya social value bernilai 100 sekarang.

Si cewek tipe B ini menyadarinya dan dia sangat menyukainya. Dia sangat menginginkan untuk menjadi cewek tipe A sejak lama, hanya saja karena dia tidak cukup cantik dan seksi, maka dia harus cukup puas dengan menjadi cewek tipe B. Namun dia sudah menjadi cewek tipe A sekarang. Dia mulai bertingkah dan berlagak seperti cewek tipe A. Mulai jual mahal. Mulai sok cakep. Mulai banyak menuntut. Dan karena dia bernilai 100, dia tidak akan mau dengan cowok bernilai 70 dan 80. Jadi dia menolak semua cowok-cowok itu, termasuk kamu. Selamat, kamu dan cowok-cowok kelaparan lainnya yang mengerubuti dia telah menggali kuburan kalian sendiri.

Masuk akal? Apakah ini cukup menjelaskan pengalaman yang pernah kamu alami?

Oke mungkin kamu sekarang jadi berpikir, "Oke, penjelasannya cukup masuk akal. Tapi lalu bagaimana? Apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi lagi kejadian seperti itu?"

Berikut ini ada beberapa saran yang bisa kamu lakukan:

Mulai sekarang kenali ciri-ciri cewek inflasi. Bila kamu bertemu dengan mereka JANGAN PERNAH PEDULIKAN MEREKA LAGI. Mereka TIDAK LAYAK untuk kamu kejar. Cewek inflasi adalah yang terburuk dari semuanya karena mereka, sadar atau tidak sadar, hanya memanfaatkan keadaan dan memakai perasaan tulus cowok-cowok kesepian yang mengejar mereka semata-mata sebagai pijakan dan sebagai alat bagi mereka untuk merasakan rasanya menjadi cewek tipe A.

JANGAN PERNAH LAGI menjadi bagian dari cowok-cowok yang mengejar dan menjadikan harga mereka semakin tinggi. Ada alasannya kenapa mereka menjadi cewek tipe B, dan apapun itu, BIARKANLAH MEREKA TETAP MENJADI CEWEK TIPE B. Dunia cowok sudah cukup sengsara dengan ketidak mampuan mendapatkan cewek tipe A yang diinginkan, janganlah kesengsaraan itu diperparah dengan memperbanyak cewek tipe B yang naik menjadi tipe A gara-gara kesalahan cowok sendiri.

Daripada mengejar cewek tipe B dan melakukan kesalahan yang membuat social value mereka menjadi lebih tinggi di atas kamu, lebih baik

kamu BERJUANG LEBIH KERAS MENINGKATKAN SOCIAL VALUE kamu untuk mendapatkan cewek tipe A. Kalaupun kamu ditolak, itu akan jauh lebih baik dibanding kamu ditolak oleh cewek tipe B yang berlagak seperti cewek tipe A. Untuk apa kamu keluarkan uang untuk sesuatu yang tidak begitu bagus, padahal dengan jumlah yang sama kamu bisa dapatkan yang memang benar-benar bagus?

Jumat, 15 Mei 2009

Apakah ketampanan itu segalanya?

Saya ingin berbagi salah satu pengalaman saya selama di dunia romansa setahun belakangan ini.

Dulu saya berpikir bahwa untuk mendapatkan wanita cantik, hal yang paling krusial adalah KETAMPANAN. Karena setiap saat saya mendengar pembicaraan wanita, selalu saja yang dibicarakan mengenai pria ganteng di kampusnya, pria ganteng yang lewat di depan mereka, pria ganteng yang baru dikenalnya, dll.

Saya berpikir bahwa wanita memutuskan seorang pria untuk menjalin suatu hubungan adalah dengan menilai tampang karena saya juga mengambil keputusan untuk memilih seorang wanita berdasarkan wajah dan kondisi fisik mereka yang seksi.

Sebagian besar pria pada umumnya memiliki kadar ketampanan jauh di bawah tingkat ketampanan Nicholas Saputra atau Tora Sudiro. Karena biasanya ketampanan itu dibawa sejak lahir, dan tetap seperti itu walaupun di permak seperti apapun, maka sebaiknya Anda melupakan dan mengubur impian Anda dalam-dalam bahwa suatu hari Anda dapat memiliki tampang seperti mereka.

Sialnya, wanita selalu setiap saat membicarakan dan mengatakan kepada kita bahwa mereka suka dengan pria ganteng. Apakah ini merupakan kartu mati bagi pria yang bertampang pas-pasan? Apakah tampang pas-pasan menentukan level kecantikan wanita yang Anda dekati, yang tentunya selevel dengan tingkat ketampanan Anda?

Pria manapun yang membenarkan hal itu adalah pria yang bermental lossy, atau pria yang menyerah sebelum perang dimulai.

Apakah terkadang kita suka kesal melihat seorang wanita vitamin 8 atau 9 menggandeng dengan mesra seorang pria yang bertampang biasa-biasa saja, dan bahkan lebih ganteng dari kita?

Kita berpikir, “Tuh wanita goblok amat mau ama pria kayak begitu, otaknya ditaro di dengkul kali ya, ” dan segala sumpah serapah lainnya yang kita lontarkan untuk membenarkan opini kita tentang realita yang sangat tidak masuk akal itu.

Sebenarnya kita harus bersyukur bisa dilahirkan sebagai pria. Saya juga termasuk pria yang memiliki tampang standar di antara teman-teman saya yang lain. Bahkan saya akui saya sangat tidak enak dilihat jika Anda sempat melihat wajah dan penampilan saya dahulu sebelum mengikuti workshop.

Mengapa saya mengatakan demikian ?

Realita yang terjadi adalah bahwa dalam perjalanan hidupnya seorang pria yang bertampang pas-pasan memiliki kesempatan untuk memperbaiki daya tariknya dalam dunia romansa dan jangka waktu untuk mendapatkannya juga TAK TERBATAS.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan MENDAPATKAN HAL-HAL YANG DISUKAI wanita.

Saya dapat mendengar suara-suara yang mengatakan “Ah, kalo itu gue juga tau. Jelasin donk apa aja poin-poinnya!”

Hal ini berkebalikan dengan nasib seorang wanita dari berbagai TINGKAT KECANTIKAN. Mereka harus pasrah pada hukum alam, karena pada suatu saat kecantikan mereka juga akan pudar seriring waktu.

Tidak peduli segala macam diet, produk kecantikan & kondisi fisik bahenol yang mereka miliki, toh suatu saat pengeriputan dan penuaan akan menggerogoti mereka. Hal inilah salah satu faktor yang menyebabkan seorang wanita cantik begitu terlihat angkuh dan pemilih ketika berhadapan dengan seorang pria yang mendekatinya.

Guys, don’t take it to personally. Mereka hanya takut pada diri mereka sendiri. Mereka hanya tidak mau menghabiskan JANGKA WAKTU yang mereka miliki dengan pria-pria lossy yang tidak bisa diandalkan. Mereka berlomba-lomba menarik pria Glossy dengan mengandalkan kecantikannya yang dia sadari tentunya tidak akan berlangsung lama.

Nah, hal-hal apa saja yang disukai wanita? Saya akan menyebutkan beberapa hal yang saya tahu berdasarkan pengalaman saya selama berinteraksi dengan wanita :

Uang. Pekerjaan. Popularitas. Status. Penampilan. Gaya bicara. Bahasa Tubuh. Kerja keras. Pendidikan dan pengetahuan umum yang luas. Sarana Transportasi.

Poin-poin diatas adalah sebagian kecil dari 'peluru' Glossy Anda dalam memenangkan hati seorang wanita. Jika kita perhatikan sejenak, poin yang saya sebutkan di atas adalah sesuatu yang dapat diperjuangkan dan diusahakan. Ini adalah bukanlah hal mustahil atau gaib untuk memikat wanita, tetapi sesuatu yang masuk akal dan SANGAT MUNGKIN untuk diraih.

Seorang pria bertampang pas-pasan juga memiliki keunggulan lainnya dibandingkan seorang pria tampan dimasa sekolah atau kuliah yang lebih banyak TP (Tebar Pesona) ke wanita-wanita.

Mengapa?

Karena seorang pria yang bertampang pas-pasan seringkali memiliki banyak waktu untuk belajar dan mengumpulkan uang, karena mereka kurang asik dan menarik untuk diajak hangout tanpa tujuan dengan atau adanya wanita dalam rombongan itu.

Pria yang bertampang pas-pasan menghabiskan waktunya untuk meningkatkan skill-nya. Mereka bekerja keras untuk meningkatkan prestasinya agar mencapai kesejahteraan dan sebagai bekal di masa depan, sementara pria-pria ganteng berhura-hura dan sibuk meladeni wanita-wanita sehingga otak mereka kosong dan tidak punya pikiran ke depan.

Bila hanya mengandalkan TAMPANG GANTENG tanpa diiringi pengorbanan waktu & pikiran, kerja keras, dan kesabaran, apakah mungkin hal-hal yang saya sebutkan di atas bisa didapatkan?

Wanita cantik mana yang mau menikahi pria ganteng yang malas bekerja keras, terlalu bergantung pada kekayaan orang tua, menghambur-hamburkan uang supaya dianggap cool, lemot soal pengetahuan umum dan berita, dan seluruh hidupnya hanya hura-hura tanpa memikirkan masa depan?

Kalaupun ada, tentunya dia berpikir bahwa suatu saat Anda akan berubah dan bisa mendapatkan hal-hal yang dia inginkan, dia mengharapkan kesediaannya berkencan dengan Anda kelak akan berbunga di kemudian hari, sehingga dia juga ikut merasakan hasil investasinya selama ini.

Jika Anda pria ganteng yang memiliki prospek seperti diatas, hanya wanita cantik yang goblok dan terlalu lugu yang mau menjadi pasangan Anda. Seberapapun tampannya kondisi fisik seorang pria, tetap kesejahteraan di masa depan dan potensi seorang pria untuk meraih hal tersebutlah yang lebih penting bagi seorang wanita.

Tetapi kita mengetahui, hanya diri kita lah yang bisa merubah nasib. Orang lain tidak dapat merubah kita, hidup kita ada di tangan kita sendiri.

Ketika mencapai usia 30-an keatas, seringkali pria yang bertampang pas-pasanlah yang mempunyai HARGA PASAR lebih tinggi dibandingkan pria-pria tampan yang terlalu sibuk mengejar-ngejar wanita dimasa mudanya. Sebagai hasilnya pria yang bertampang pas-pasan mampu memperoleh wanita yang lebih muda dan cantik dengan Uang, Status, Penampilan dan Perkerjaan yang telah diperjuangkan selama ini. Setiap tetes keringat, air mata, tenaga dan pikirang yang dikeluarkan oleh pria yang bertampang pas-pasan dimasa mudanya, berbuah manis di masa yang akan datang jika kita bersungguh-sungguh ingin keluar dari LEMBAH LOSSY yang kelam itu.

Jadi, kesimpulannya Ketampanan seorang pria bukanlah hal utama dan krusial dalam memikat wanita, dan tampang yang pas-pasan bukanlah kartu mati dalam dunia romansa. Masih ada hal-hal yang jauh lebih penting yang menjadi daya tarik seorang pria selain wajah yang tampan, bahkan hal-hal tersebut SANGAT MUNGKIN untuk dicapai jika kita mau meningkatkan KUALITAS hidup kita dalam berbagai macam aspek.

Berjuanglah untuk masa depan kita sendiri. Mulailah dengan merencanakan dan mengatur keuangan, meningkatkan skill dalam hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan, jadilah seorang pria independen yang mempunyai Identitas dan Berkualitas di berbagai segi kehidupan kita, bukan menjadi seorang pria lossy yang dibalut dengan Kekayaan orang tua dan Wajah yang Tampan.

to be continue............